Universitas Muhammadiyah Enrekang Gelar Kuliah AIK Bagi Civitas Akademika

Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan)

Enrekang, inspirasimu.net — Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menggelar Kuliah Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) bagi Pimpinan dan dosen UNIMEN, para anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Enrekang, anggota majelis dan lembaga serta pimpinan Organisasi Otonom tingkat daerah, Kamis (25/2/2021).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kampus I UNIMEN diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Bapak Drs. Irsan dengan membacakan surat Al Mujadilah. Hadir sebagai narasumber adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag.

Dalam pengantarnya, Wakil Ketua PDM Enrekang, Drs. H. Mardan mengatakan saat ini PDM Enrekang fokus dalam mengembangkan sekolah berbasis pesantren.

“Saat ini kami mengembangkan 2 amal usaha di Enrekang yakni Muhammadiyah Boarding School (MBS) Enrekang dan Pesantren Nurul Falah Malua,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag dalam tausyiahnya mengatakan bahwa para pengurus persyarikatan harus semangat dalam mengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

“Semangat mengelola AUM harus ditumbuhkan dan diperlihara dan Enrekang ini termasuk yang semangat dalam mengelola AUM, dalam 1 bulan melahirkan 2 AUM sekaligus. Namun dengan satu catatan bahwa AUM tersebut harus dipelihara dan dikelola secara baik, profesional dan istiqomah,” ujarnya.

Saya bergembira dengan terobosan dan inovasi ini. Ini artinya semua pasukan dan lembaga dibawah naungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan bergerak secara dinamis, sambungnya.

Ambo Asse menjelaskan ada beberapa kebijakan yang kami lakukan di PWM terkait dengan pengelolaan pesantren di Sulawesi Selatan, yakni mendorong PDM dan PCM untuk mempelopori lahirnya AUM berupa pesantren.

Dalam penekanannya, Rektor Unismuh Makassar ini mengatakan Muhammadiyah adalah gerakan Islam dan gerakan amal ditambah usaha sehingga menjadi Amal Usaha. Gerakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar, beraqidah tauhid yang bersumber dari Al Qur’an dan hadist Nabi Muhammad SAW. Ini yang harus dipahami dan diinternalisasikan oleh warga persyarikatan Muhammadiyah.

Mungkin ada yang bertanya, mengapa Muhammadiyah mendirikan AUM? tidak lain tujuannya adalah agar anak bangsa Indonesia menjadi manusia yang cerdas sebagaimana amanah dalam UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, urai Ambo Asse.

Dia menambahkan bahwa AUM harus maju bersama persyarikatan dan persyarikatan maju bersama AUM.

Kehadiran Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag di Kabupaten Enrekang selain untuk mengisi Kuliah AIK juga beliau termasuk salah satu Tim Ahli dalam proses seleksi Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Enrekang Periode 2021-2026. (*)

Like and Share

Inet Parepare

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

OTT KPK; Berapa Harta Kekayaan Nurdin Abdullah?

Sat Feb 27 , 2021
Makassar – Komisi Pemberatasan Korupsi menangkap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah pada Jumat malam (26/2). Nurdin tiba di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam layar kaca Kompas TV dalam tayangan […]