Seleksi Pimpinan BAZNAS Enrekang Periode 2021-2026 Dibuka, Ini Persyaratannya

Masa jabatan lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang periode 2016-2021 bakal segera berakhir pada 8 Maret 2021 mendatang.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang mulai membuka pendaftaran untuk mengisi lima jabatan pimpinan Baznas Enrekang untuk periode 2021-2026 mendatang.

Pemkab Enrekang sendiri telah menetapkan panitia dan tim seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Enrekang periode 2021-2026.

Dalam SK bupati nomor 19/KEP/1/2021, Sekda Enrekang, DR H Baba ditunjuk ketua Timsel. 

Kemudian Abd Kadir Loga (Wakil Ketua), H Syawal (Sekretaris), Indrawati (Wakil sekretaris), Dirhamsyah dan Hj St. Rahma sebagai anggota.

Kemudian adapula Tim Ahli yakni Prof Ambo Asse, Prof Arifuddin Ahmad, DR Ahmad, DR Zulkarnain Kara dan H. Amir Mustafa.

Ketua Timsel, H Baba mengatakan, masyarakat Enrekang bisa mendaftar meliputi ulama, tenaga profesional dan tokoh masyarakat islam yang berminat dan memenuhi syarat.

Menurutnya ada 15 persyaratan yang harus dipenuhi oleh masyarakat yang ingin mendaftar sebagai pimpinan Baznas Enrekang.

“Jika 15 syarat itu dipenuhi maka silahkan mendaftar dan mengambil formulir untuk ikut seleksi,” kata H Baba, Rabu (27/1/2021).

Kelimabelas persyaratan tersebut yang harus dipenuhi calon pimpinan Baznas Enrekang, yaitu:
1.Warga negara Indonesia
2.Beragama islam
3.Bertaqwa pada Allah SWT
4.Berakhlak mulia
5.Berusia minimal 40 tahun pada tanggal 26 Januari 2021
6.Sehat jasmani dan rohani
7.Tidak menjadi anggota Partai politik
8.Tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis
9.Memiliki kompetensi dalam pengelolaan zakat
10.Bersedia bekerja penuh waktu
11.Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS)
12.Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam penjara paling singkat lima tahun
13.Tidak rangkap jabatan pengurus atau pegawai pengelolah zakat lain
14.Berdomisili di Enrekang
15.Pendidikan minimal sarjana atau S-1

Sekda Enrekang itu menegaskan, jika semua persyaratan itu disanggupi dan terpenuhi maka pelamar bisa mendaftar.

Pendaftaran calon pimpinan Baznas Enrekang dibuka mulai tanggal 27 Januari sampai 16 Februari 2021.

Tempat pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran diambil dan diantar langsung di Kantor Kementrian Agama Enrekang, Jl Sultan Hasanuddin No.141, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang.

Pendaftar wajib memasukkan surat permohonan ditujukan kepada panitia seleksi Baznas Enrekang.

“Untuk contoh permohonan dan kelengkapannya dapat diperoleh di sekretariat panitia, di Kantor Kemenag Enrekang,” ujar Baba.

H Baba menjelaskan, saat memasukkan surat permohonan pelamar harus melampirkan hal-hal berikut:

1.Surat pernyataan kesanggupan sebagai pimpinan Baznas Enrekang
2.Fotocopy KTP dan KK Kabupaten Enrekang
3.Daftar Riwayat Hidup
4.Fotocopy Ijazah terakhir yang telah dilegalisir
5.Surat keterangan berbadan sehat dari dokter
6.Surat pernyataan tidak menjadi anggota Parpol
7.Surat pernyataan tidak pernah dihukum karena melakukan pidana kejahatan yang diancam penjara paling singkat 5 tahun.
8.Surat pernyataan bersedia bekerja penuh waktu
9.Masing-masing dibuat dalam rangkap dua.

Ia menambahkan, satu syarat tambahan jika telah masuk 10 besar, pelamar harus memiliki surat keterangan hasil swab tes bebas Covid-19.

Para pendaftar nantinya akan melalui dua tahapan tes yakni tes tulis dan tes wawancara.

Peserta yang lolos 10 besar calon pimpinan nantinya akan dibawah ke Baznas provinsi untuk jalani fit and proper test.

Nantinya hasil tes tersebut dikirim ke Baznas pusat untuk menentukan lima calon pimpinan Baznas untuk dipertimbangkan ke Bupati Enrekang.

Setelah itu Bupati Enrekang akan menetapkan lima Pimpinan Baznas Enrekang periode 2021-2026 yang terpilih.

“Dan kami tegaskan perekrutan ini sangat transparan dan independen,” tutup H Baba. (tribunenrekang)


Like and Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

DPRD Umumkan Pemberhentian Bupati Dan Wabup Maros

Fri Jan 29 , 2021
Maros – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Maros, resmi mengusulkan pemberhentian HM Hatta Rahman dan HA Harmil Mattotorang sebagai pasangan Bupati dan wakil bupati Maros periode 2016-2021. Usulan pemberhentian ini dibacakan oleh Ketua DPRD Maros HA Patarai Amir […]