Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf akan Hadir di UNIMEN

Drs. Yunus Busa, M.Si. (Tengah) Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang

Enrekang, inspirasimu.net — Program Studi (Prodi) Manajemen Zakat dan Wakaf akan di buka Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) dalam waktu dekat ini. Insya Allah bersamaan dengan dibukanya Fakultas Agama Islam. Sejauh ini sudah tahap menunggu rekomendasi dari Kopertais Wilayah VIII. Lulusan Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf nantinya akan mendapatkan gelar akademik Sarjana Ekonomi (S.E).

Melalui pembukaan Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf akan tambah menguatkan branding atau ikon Kabupaten Enrekang yang berhasil mengelola zakat dengan baik dan benar sehingga satu konsep dan solusi penangan sosial dakwah, sosial ekonomi, sosial pendidikan, sosial kebencanaan dan lainnya.

Lulusan Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf diproyeksikan sebagai penggiat Amil Zakat dan Wakaf, ujar Drs. Yunus Busa, M.Si. selaku Rektor UNIMEN, Kamis (8/7/2021).

Selain itu, lanjutnya, lulusan Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf juga bisa menjadi Praktisi Tenaga Ahli Zakat dan Wakaf, dan Konsultan di bidang Zakat Wakaf.

Diketahui, Baznas Kabupaten Enrekang sendiri termasuk rujukan dalan pengelolaan zakat di kancah nasional. Karena itu dengan dibukanya Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf menjadikan Enrekang benar-benar akan jadi kiblat study belajar bagi pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia. Ini merupakan hal yang fundamental, karena implementasi undang-undang zakat melalui Baznas Kabupaten Enrekang telah sukses dan berprestasi, diakui secara nasional.

Visi Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf adalah Terwujud Insan Amil Zakat dan Wakaf yang Ahli dan Unggul dalam Pengelolaan Zakat dan Wakaf di Indonesia.

“Adapun misinya adalah (1) Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran pada bidang hukum, pengelolaan zakat dan wakaf; (2) Menyelenggarakan praktikum peradilan, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH), dan Laboratoriun Zakat, Infaq dan Sedekah; dan (3) Melakukan kerja sama dalam konteks Tri Dharma PT dengan berbagai pihak terkait zakat dan wakaf,” ungkap salah satu inisiator pembukaan Prodi dimaksud, Baharuddin, SE.,MM.

Lebih jauh Baharuddin menjelaskan, pengalaman kami, keluhan paling sering muncul di kalangan penggiat lembaga zakat seperti Baznas adalah SDM Amil. Kita kekurangan tenaga ahli di bidang zakat wakaf, sementara sangat besar peluang lowongan pekerjaan di lembaga zakat Pemerintah seperti Baznas Pusat sampai daerah, termasuk lembaga amil zakat swasta juga demikian sangat butuh tenaga tapi tidak ada kompeten.

Karena itu di UNIMEN yang pertama di Sulawesi Selatan akan membuka Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf. “Kita berharap UNIMEN bisa berkontribusi dalam pengembangan dan pembangunan perzakatan dan perwakafan di Indonesia. Jalur penerimaan mahasiswanya nantinya bisa di kerjasamakan dengan lembaga zakat seperti Baznas, LAZ, UPZ instansi pemerintah, UPZ BUMN dan perusahaan swasta lainnya.” Tutup Baharuddin.

Like and Share

Inet Parepare

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Soroti Kinerja Baznas Enrekang, FCMM Layangkan Pernyataan Sikap

Fri Jul 9 , 2021
Enrekang, inspirasimu.net — Forum Cendekiawan Muda Massenrempulu (FCMM) datangi kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang. Tujuannya adalah menyikapi kisruh yang terjadi belakangan terkait bantuan riset dari Baznas Enrekang kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang […]