9 Ide Bisnis Pendulang Rezeki di Saat Pandemi

Wabah yang sudah belangsung selama hampir 8 bulan memaksa kita hidup penuh adaptasi. Banyak perubahan yang terjadi dan kita menyesuaikan diri ke mode hidup transisi, mulai dari cara berkomunikasi, beribadah, bersosialisasi, hingga mencari rezeki. Pembatasan interaksi tak pelak membuat segalanya cukup menantang, jika tak ingin disebut sulit. Namun dampak pandemi bukan untuk disesali, melainkan diatasi dengan cara kreatif.

9 Ide Bisnis Pendulang Rezeki di Saat Pandemi

Apa saja peluang rezeki yang bisa kita jajaki untuk mendulang rupiah agar pandemi membuahkan keuntungan ekonomi? Berikut ini beberapa ide mudah yang bisa kita lakukan sesuai dengan kemampuan, bahkan bisa kerjakan dari rumah.

1 | Pulsa/paket data

Di era industri 4.0, hidup kita semakin terkoneksi secara digital dalam kerangka IoT atau Internet of Things. Hampi semua lini kehidupan terhubung lewat Internet. Bertukar pesan dan video, menonton film, belajar, baca buku, dan bermain game semuanya bisa dilakukan secara online berkat kecanggihan teknologi. Selama punya gadget dan paket data, akses Internet pun tersedia.

Apalagi aturan pembatasan aktivitas di luar rumah mendorong orang untuk betah berada di rumah dengan memanfaatkan jaringan Internet untuk berbagai kebutuhan, termasuk belanja online. Nah, berjualan pulsa dan paket data tentu sangat potensial. Keuntungan finansial bisa kita raup nyaris tak terbatas karena pasarnya sangat luas.  

2 | Homemade snack

Camilan homemade juga punya potensi ekonomi yang cukup tinggi selama pandemi. Saya ingat ada teman relawan di komunitas NBC (Nasi Bungkus Community) yang membuat donat kentang lezat lalu menawarkannya kepada teman-teman lainnya. Aneka sambal juga ia jajakan, mulai dari sambal bajak, terasi, sambal ikan, dan sambal boranan khas Lamongan sukses ia produksi di rumah dengan dukungan dinas perdagangan setempat. Pembelinya tak cuma dari tetangga sekitar, tapi juga dari luar kota.

Teman lain menjual peyek kacang renyah dan bakpia homemade selama pandemi karena orang-orang yang bertahan di rumah cederung mager dan rajin mengemil. Coba kulik jajanan lokal atau snack yang bisa kita buat sendiri untuk ditawarkan di grup-grup Facebook khusus kuliner atau di grup WA yang kian menjamur jumlahnya.

3 | Sayur matang

Lauk matang, lebih praktis dan lebih terjangkau

Yang tak kalah potensial untuk dijual adalah lauk matang. Banyak sekali menu khas Indonesia yang menggugah selera dan bisa kita kemas untuk dijual per paket. Tak sedikit orang menganggap bahwa membeli lauk matang relatif lebih murah daripada memasak sendiri. Lebih praktis dan banyak pilihan. Di beberapa kota menjamur jasa delivery yang membuat pemesanan apa saja semakin mudah, termasuk kirim lauk ini. Bisnis masakan rumahan sangat menjanjikan dengan modal yang bisa disesuaikan.

4 | Freelancing

Cara lain meraup rezeki di saat pandemi adalah menggeluti jasa freelance. Banyak pekerjaan freelance yangtak menuntut kita meninggalkan rumah, seperti blogging, desain grafis, tentor online, penerjemah lepas, virtual assistant, dan masih banyak lagi. Intinya, gali kembali skill dan potensi yang kita miliki, siapa tahu bisa kita asah dan berdayakan untuk mendulang pundi-pundi uang di saat wabah.

5 | Konsultasi/pelatihan

Opsi lain yang bisa digeluti antara lain konsultan sesuai dengan keahlian atau kemampuan. Seorang teman di Jakarta malah mendapat rezeki dengan menjadi mentor penulisan untuk anak didik yang mengidap sindrom Asperger. Karena tinggal berdekatan, maka proses belajar berlangsung lewat tatap muka sesuai kesepakatan—salah satunya juga akibat tuntutan kondisi anak tersebut.

Jika punya keahlian lain, misalnya financial planningfood combining, atau mental healing, kita bisa menawarkan jasa tersebut secara online. Kelas bisa dilakukan secara virtual melalui Zoom atau Google Meet pada waktu yang dijadwalkan. Tanpa kita harus bepergian, sesi bisa tetap terlaksana dengan praktis sesuai yang kita kehendaki.

6 | Reseller

Jangan galau jika tak bisa masak atau tak produk sendiri. Coba jajal peluang jadi reseller. Ada banyak produk yang bisa dijual kembali, seperti frozen food, camilan (snack), masker, pakaian, dan minuman kesehatan. Kita bisa peroleh dari banyak produsen untuk dijual kembali. Di tengah pandemi begini peluang jadi reseller terbuka lebar karena para produsen ingin melipatgandakan penjualan.

Selama wabah saya dan istri pernah menjadi reseller madu sehat produksi teman di Semarang, lalu bumbu pecel khas Blitar, dan aneka busana yang ternyata ada saja pasarnya. Jika malas berjualan produk, ada peluang yang bisa kita coba yakni program afiliasi yang banyak ditemukan di Internet. Usaha ini nyaris tanpa modal kecuali koneksi Internet.

7 | Jasa ekspedisi

Dalam sebuah wawancara bersama Investing in Women Australia, perusahaan berbasis sosial (social enterprise) diFilipina menuturkan bahwa bisnis binaan mereka yang masih bertahan dan bahkan mengalami peningkatan adalah usaha pertanian alias agricultural produce seperti sayuran dan buahDi Indonesia pun sektor pertanian lokal punya potensi ekonomi yang besar selama pandemi. Permintaan tetap tinggi, bahkan cenderung meningkat karena orang butuh makanan sehat setap hari.

Sayuran dan buah punya potensi ekonomi tinggi saat pandemi. (Gambar: freepik dotcom)

Geliat pasar sayur dan buah ini memicu peluang baru yakni jasa antar kirim yang tak kalah menjanjikan. Setiap hari sayur mayur harus dikirim ke pasar induk atau pasar tradisional yang jumlahnya banyak sekali. Moda pengangkut yang paling ideal adalah mobil bak terbuka atau mobil boks. Selain daya muatnya banyak, faktor keamanan dan kecepatan juga lebih unggul dibanding motor misalnya.

8 | Youtuber

Cara meraup rezeki lainnya adalah dengan menjadi Youtuber. Kanal publik milik Google itu sangat digemari orang di seluruh dunia. Banyak sekali video yang diyatangkan di sana begitu menarik dan unik sehingga viral di antero dunia. Video yang viral, dengan puluhan juta view, berpotensi mendulang dolar yang sangat menggiurkan. Cukup siapkan tema yang unik dan bermanfaat, lengkapi dengan alat yang memadai, maka Youtube siap jadi ladang rezeki baru. Siapa tak kenal food vlogger asal Tiongkok Li Ziqi yang diganjar jutaan dolar setahun? Atau banyak contoh figur publik di tanah air yang memetik berkah serupa dari Yotuube.

9 | Cleaning service

Ladang rezeki selama pandemi yang juga potensial adalah jasa cleaning service. Jasa bersih-bersih kini kian bermunculan meskipun pelakunya belum banyak. Seorang kenalan belum lama ini meminta saya membuat video promosi untuk jasa cleaning service yang ia kelola bersama suami. Di luar dugaan, ternyata banyak juga sekolah, kantor, kampus, dan pertokoan yang membutuhkan jasanya.

Jasa kebersihan juga sangat menjanjikan. (Gambar: Freepik dotcom)

Home cleaning juga menjanjikan karena orang-orang yang sibuk seperti artis cenderung menyewa jasa bebersih ketimbang memiliki pembantu rumah tangga dengan biaya rutin bulanan. Pandemi yang belum juga terhenti justru melahirkan peluang tersendiri untuk penyedia jasa kebersihan. Semakin banyak orang yang peduli pada kebersihan sehingga menghendaki rumah tinggal atau tempat usaha mereka steril dari kuman atau virus penyakit. Pasar ada, kita tinggal sediakan tenaga dan latih dengan keterampilan yang dibutuhkan.

Itulah 9 ide bisnis untuk mendulang rezeki selama pandemi yang saat ini berlangsung. Intinya, jangan panik atau mengutuk keadaan sebab itu hanya akan memperparah kondisi alih-alih menenteramkan hati. Fokuslah pada solusi dan eksekusi peluang yang paling mudah sesuai kemampuan dan sumber d aya yang kita miliki. Selamat mencoba! Semoga wabah segera musnah.

Please follow and like us:

inet.parepare

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Opini : Zakat Mereduksi Radikalisme

Tue Nov 17 , 2020
Oleh: Dr. Ilham Kadir, MA.* Saat ini, tidak ada yang lebih seksi untuk didiskusikan selain radikalisme, cadar, dan cingkrang. Demikian adanya sebab salah satu misi dari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf priode 2019-2024 yang ditopang oleh para menteri […]
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Yuk Kabarkan Inspirasi !